Bisa Jadi Pori Wajah Anda Tidak Sehat?
Bila Anda kurang perhatian terhadap pori kulit wajah, tentu akan mengakibatkan keluhan pada kulit Anda. Namun sebenarnya, semua keluhan di wajah bisa selesai bila pori wajah selalu bersih. Menurut dr. Eddy Karta, SpKK, debu dan efek residu kimiawilah pada dasarnya adalah sebab semua masalah di wajah muncul. Seperti make up dan kosmetik yang tidak tuntas dibersihkan. Selain itu, ada juga faktor genetis, hormonal, stres, dan makanan berminyak.
MASALAH 1: PORI BESAR
Di saat pubertas, kelenjar sebaceum (minyak) sangat produktif. Akibatnya, banyaknya minyak yang keluar secara otomatis akan membuat ukuran pori pun membesar sebagai jalan keluar minyak tersebut. Bila Anda perhatikan, wanita yang memiliki kulit berminyak umumnya berpori besar. Walaupun lambat laun produksi kelenjar minyak berkurang, hal ini tidak disertai mengecilnya ukuran pori yang sudah telanjur membesar. Pori yang telanjur membesar agak sulit untuk kembali ke ukuran semula. Yang bisa dilakukan adalah mencegahnya bertambah besar. Bila pori selalu dalam keadaan bersih dan bebas dari sel kulit mati, maka ukuran pori yang besar terlihat samar, dan yang tampak adalah kulit lembut dan berkilau sehat.
SOLUSI:
Bersihkan wajah 2 kali sehari menggunakan air hangat agar pori terbuka dan kotoran akan lebih mudah luruh. Usap dengan handuk dingin, agar pori menutup kembali.
Ganti produk pembersih wajah dengan jenis eksfoliasi yang aman digunakan sehari-hari. Begitu juga dengan pelembap, tabir surya, dan kosmetik pilh yang berlabel pore minimizer dan berjenis oil free.
Seminggu sekali lakukan masker di rumah. Pilih yang diformulasikan untuk mengurangi kadar minyak
Lanjutkan dengan facial secara rutin minimal sebulan sekali agar pori selalu bersih dan bebas komedo.
MASALAH 2: BLACK HEADS & WHITE HEADS
Perubahan hormon, stres, dan mengonsumsi makanan berlemak dapat memicu meningkatnya sebum. AC juga bisa menjadi penyebabnya. Udara kotor dari AC ternyata mudah menempel di kulit bersama kosmetik. Akan makin parah bila sisa-sisa kosmetik ternyata tidak tuntas dibersihkan. Akibatnya, saluran pada pori tidak sanggup lagi untuk mengeluarkan seluruh sebum secara alami, sehingga, kotoran mengendap dan pori tersumbat. Karena sebum terus diproduksi, maka sumbatan akan makin parah sehingga membentuk white heads. Sebum yang gagal dikeluarkan ini akan terus bertumpuk dengan kotoran dan sel kulit mati dan akan membentuk black heads.
SOLUSI:
Ganti semua produk perawatan wajah harian dengan yang bersifat antiseptik, misalnya tea tree oil.
Lakukan scrubbing seminggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati.
Agar white heads dan black heads hingga tuntas, harus melalui facial rutin. Mulailah seminggu sekali selama 3 kali berturut-turut, lalu sebulan sekali untuk mempertahankan kehalusan kulit.
Jenis peeling facial boleh dipilih apabila Anda mendambakan kulit yang halus mulus. Biasanya, wajah yang memiliki white heads dan black heads juga disertai jerawat yang kadang meninggalkan noda, sehingga perlu dibersihkan lebih ‘dalam’.
MASALAH 3: KOMEDO
Menurut dr. Deby Vinski, AAMS dengan menjaga kebersihan kulit termasuk tangan, sebenarnya memiliki pori sehat lebih mudah. Kadang tanpa sadar kita mengusap hidung dengan tangan kotor. Padahal hidung banyak sekali kelenjar sebaceum. Selain mudah berminyak juga berisiko tinggi tersumbat dan muncul komedo. Tangan yang kotor akan memperparah sumbatan pori di area tersebut.
SOLUSI:
Batasi penggunaan kosmetik dan pilih jenis kosmetik yang berlabel non-comedogenic.
Ganti bedak dan alas bedak yang jenis mineral, karena ringan dan tidak mudah menyumbat pori.
Hindari dulu kosmetik untuk shading di hidung. Biasanya, produk ini teksturnya pekat dan tebal sehingga membuat pori lebih mudah tertutup dan akhirnya tersumbat.
Sediakan selalu kertas minyak di tas.Tempelkan di kulit jangan diusap, karena akan merangsang kelenjar minyak makin meningkatkan produksinya.
MASALAH 4: PAPUL, PUSTUL, & NODULE
Papul adalah tonjolan akibat komedo yang tak berhasil dikeluarkan, akibatnya muncul bakteri dan menyebabkan reaksi radang. Pustul adalah papul yang meradang, berwarna merah dan bernanah. Nodule pada dasarnya sama dengan papul, namun ukurannya lebih besar, sehingga sering disebut jerawat batu.
SOLUSI:
Jangan pernah menyentuhnya dengan tangan atau benda lainnya.
Lakukan ketiga solusi merawat black heads dan white heads di atas, kemudian lanjutkan dengan obat jerawat yang mengandung AHA (aplha hydroxy acid). Sebaiknya berkonsultasi dengan dermatolog karena masing-masing orang berbeda kebutuhannya.
Demikian juga untuk facial, sebaiknya berkonsultasi lebih dahulu. Karena, kulit yang sedang meradang, hanya diperbolehkan melakukan facial jenis tertentu.
